RSS

^^Lebih Dari Indah^^

07 Jan

Perempuan adalah makhluk Alloh yang begitu banyak memberi inspirasi keindahan. Keindahan itu seakan tak bisa jauh-jauh dari sosok perempuan. Berbagai pujian pun sering ditujukan pada perempuan. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang berbagai definisi keindahan tersebut Anda boleh kirim setuju, protes, atau comment apapun.  

 

CANTIK

Cantik, apa yang pertama kali terbayang saat mendengar kata cantik? Barangkali Luna Maya! (@_@), yang jelas seorang perempuan akan sangat senang kalau dibilang cantik. So? Cantik itu apa sich? Menurut saya cantik itu adalah tampak lebih menarik bagi orang lain yang muncul pada saat awal-awal pertemuan. Ada yang perlu digarisbawahi dalam hal ini “awal-awal pertemuan”. Persepsi cantik sudah bisa muncul sejak awal pertama kali seorang melihat wajah seorang perempuan yang dianggap cantik. Ini semacam respon spontan, begitu melihat, maka otak kita langsung menilai, “cantik!” kira-kira begitulah…

Biasanya perempuan cantik itu terlihat lebih menonjol, dia akan paling dulu kelihatan, paling mudah diingat, paling gampang dikenali. Ini menjadi menarik karena ternyata selain mudah diingat juga mudah dilupakan. Hari ini cantik, besok ketika ada yang lebih menarik, lebih menonjol, maka predikat cantiknya berpindah pada orang lain. Jadi cantik itu nilainya sangat-sangat relative bagi setiap orang, tergantung pembandingnya. (cobalah Anda bercermin, jika Anda sendirian pasti paling cantik!)

Apakah pernah ada orang yang bilang Anda cantik? Hemmm, kalo kata saya sich, “don’t believe it!” Sebab esok, lusa, atau kapan saja dia akan mengatakan hal yang serupa pada orang lain. Artinya sekarang Anda bisa jadi cantik, karena belum ada pembanding, tetapi kalau sudah ada pembanding yang lebih cantik, berpindahlah predikat tadi. 

 

MANIS

Setelah cantik, kita sering mendengar orang mengekspresikan keindahan itu dengan kata “manis”, apa yang terbayang saat orang mengucapkan kata manis? Barangkali gula.  

Apakah Anda tahu gula itu manis kalau Anda belum pernah sekalipun mencicipi rasanya? Walaupun itu sedikit atau banyak, tapi untuk mengetahui gula itu manis atau tidak, kita pasti pernah merenungkan sejenak rasa gula. Manis juga sama, sebab manis bukanlah respon spontan seperti cantik. Manis perlu dilihat sejenak, baru kemudian komentar itu akan keluar, “manis sekali seperti coklat!”, misalnya…
Manis emang nggak terlalu menonjol seperti cantik. Tapi manis memiliki kesan yang lebih mendalam. Kalau ada orang yang mengatakan Anda manis, maka sebenarnya dia telah menemukan sesuatu yang berbeda dalam diri Anda. Dia memperhatikannya dan menyimpulkannya.

Manis tidak terlalu menonjol, dikarenakan sebab-sebab yang memang tidak mendominasi wajah Anda. Misalnya yang membuat Anda nampak manis hanya mata Anda, hidung Anda, atau bibir Anda, atau sekedar lesung pipit yang Anda miliki, atau bahkan yang Anda anggap sebagai sebuah kekurangan seperti gigi gingsul, atau bahkan tahi lalat sekalipun. Bersyukurlah Anda yang merasa manis, karena Anda cukup punya satu hal untuk membuat diri Anda terlihat menarik.

Berikutnya adalah “Ayu”. Ayu tentu berbeda dengan cantik dan manis. Kita bukan bicara ayu sebagai sebuah definisi, tapi yang kita bicarakan disini adalah situasi bagaimana yang membuat orang bisa mengeluarkan komentar ayu pada seseorang yang dianggapnya ayu. Jarang sekali orang yang baru kenal akan bilang ayu pada perempuan. Kecuali dalam Bahasa Jawa… ayu sama dengan cantik. Tapi ayu yang telah mengalami perluasan makna , tidak akan dilontarkan pada orang yang tidak istimewa.

.

ANGGUN 

Predikat keindahan berikutnya adalah anggun. Anggun itu.. berpenampilan perempuan banget, dan sikapnya juga perempuan banget. Anggun tidak harus cantik, tidak harus manis, tidak harus ayu, tetapi juga bukan yang kalem, diam, dan cuma bisa tersenyum… bukan itu… .  Tetapi  anggun adalah dia yang bisa menempatkan diri, terlihat luwes, dan bisa pas antara penampilan, situasi dan kondisi, tidak dibuat-buat dan tetap elegant!  Wanita yang anggun akan enak dilihat, walaupun mungkin sebenarnya biasa saja, tetapi karena kepandaiannya menempatkan diri, jadi ada sesuatu yang menarik dalam dirinya.

.

KHARISMATIK

Kharismatik termasuk definisi keindahan perempuan yang sering kita dengar. Jelas bukan untuk sembarangan orang.  Ada sesuatu dalam diri perempuan ini yang membuat dia nampak berwibawa, layak untuk dihormati.  Lebih dari itu, dia juga layak didengar pendapatnya.  Biasanya komentar kharismatik melekat pada orang-orang yang punya pengaruh, tokoh-tokoh perempuan yang dituakan, tidak ada kaitannya kharismatik dengan cantik, manis, bahkan anggun. Kharisma itu seperti aura yang keluar begitu saja, dan membuat menarik. Kharisma ini tidak hanya membuat orang kagum, tetapi juga segan.

.

SHOLEHAH

.

Masih banyak ekspresi keindahan yang muncul bagi perempuan, seperti Rosululloh yang memanggil Aisyah dengan humairoh atau yang kemerah-merahan, bisa jadi karena pipi Aisyah yang kemerahan, atau kegemaran Aisyah pakai baju merah… yang jelas begitulah Rosululloh memanggil Aisyah.  Dan tentunya masih banyak predikat keindahan yang bisa diberikan pada seorang perempuan.  

Ada satu  lagi sebenarnya yang paling indah… bahkan dikatakan oleh Rosululloh,

sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah…

Subhanalloh… predikat keindahan tiada tara itu adalah sholehah… wanita sholehah adalah sebaik-baik keindahan, menatapnya menyejukkan qolbu, mendengarkan suaranya menghanyutkan batin, ditinggalkan menambah keyakinan, wanita sholehah adalah bidadari syurga yang hadir di dunia, ibu dari anak-anak yang mulia, istri yang meneguhkan jihad suami, penebar rakhmat bagi rumah tangga, cahaya dunia dan akherat. Subhanalloh… indah banget definisi wanita sholehah yang dikatakan oleh Aa’Gym.

Kadang perempuan lupa, ada predikat keindahan yang jauh lebih penting daripada sekedar dipandang cantik, manis, anggun, bahkan kharismatik.  Kadang perempuan  sibuk menata diri, berhias di depan cermin, berjam-jam mengahbiskan waktu memilih baju, hanya demi satu kata yang sebenarnya kosong, tanpa ruh yaitu sekedar dibilang cantik! Padahal seribu jam sehari di depan cermin tidak akan mengubah apapun yang sudah melekat dalam diri kita.

Pernah nggak sich kita mati-matian pengen dianggep sholehah sama Alloh???

Padahal untuk sekedar menjaga hati meluruskan niat untuk satu amal saja entah pernah berhasil atau tidak???  

Ayo siapa yang sampai detik ini, setelah selama ini hidup di bumi belum pernah dibilang cantik? Manis? Anggun? kharismatik?  mau minta berapa kali sehari???  

Saya kasih Garatisssss: “Hari ini kamu Cantik deh Ukhti!”

Tapi yang jelas, yang memberikan predikat sholehah cuma Alloh… kita hanya bisa berharap dan berusaha… bukankah begitu ukhti sholehah???

 

Wanita sholehah, cukup Allah-lah yang menilai, cukup Allah yang menjadi saksi, cukup Allah yang Maha Menolongnya.  Di hadapan Allah yang terbaik bukanlah rupa fisik kita, tetapi ketakwaan kita.

Peliharalah kehormatanmu layaknya  MUTIARA yang terpelihara, Peliharalah ketaatan, kesabaran, dan ketawakalan  layaknya keindahan kilau  MUTIARA. Peliharalah IMANmu duhai wanita sholehah sebagai MUTIARA HATI yang lebih dari sekedar indah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: